Penyebab Kulkas Cepat Rusak

Penyebab Kulkas Cepat Rusak

Perlakuan yang salah terhadap kulkas secara langsung atau tidak dapat berakibat buruk pada keluarga. Contoh paling mudah adalah resiko mengonkonsumsi makanan yang terkontaminasi oleh bakteri.

Seperti yang kita ketahui, kulkas tidak sekedar mendinginkan makanan dan minuman Anda. Fungsi utama kulkas adalah memperlambat pertumbuhan bakteri seperti salmonella, e-coli, dan botulium pada makanan. Jika Anda memiliki perhatian khusus terhadap hal ini, maka penting sekali untuk menghindari 6 kesalahan yang sering dilakukan terhadap kulkas.

Meletakkan kulkas dekat benda panas

Umumnya orang meletakkan kulkas di area dapur. Untuk yang satu ini pastikan tidak berdekatan dengan kompor, oven atau alat dapur lain yang mengeluarkan panas berlebihan. Panas yang dihasilkan peralatan lain dapat mempengaruhi kinerja kulkas sehingg butuh usaha keras bagi kulkas untuk menjaga suhu dingin.

Menyimpan makanan yang masih panas

Masih terkait dengan panas, buat moms yang  sering melakukan hal ini sebaiknya segera ditinggalkan. Kebiasaan ini mempengaruhi kualitas makanan, perpindahan bakteri bisa lebih cepat terjadi dan nutrisi yang terkandung akan cepat hilang. Sabar ya,  pastikan makanan berada di suhu yang sama dengan suhu ruang, sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. Makanan panas membuat kulkas bekerja lebih keras karena harus menurunkan suhu makanan dengan cepat. Kompresor kulkas juga beresiko cepat rusak akibatnya kulkas menjadi tidak dingin.

Menaruh minuman bersoda dan beralkohol di freezer

Penataan telur dan daging juga perlu mendapat perhatian. Pintu adalah tempat terburuk menyimpan telur karena suhunya yang terlalu hangat. Sebaiknya, letakkan telur di dalam kardus asli mereka. Taruh di belakang, bagian terdingin pada lemari es Anda. Kalau ingin daging beku tentu letakkan di frezer, sebaliknya jika ingin mencairkan jangan letakkan di rak karena cairan daging bisa merembes ke makanan di rak bawah dan mencemarinya. Letakkan daging dalam panci, mangkuk atau kantong plastik

Temperatur Kulkas

Setelah kulkas sudah terisi dengan banyak makanan, maka penting sekali untuk menjaga temperatur kulkas. Mikroba berkembang pada suhu di atas 4 derajat celsius. Jadi, penting untuk menjaga temperatur lemari es antara nol derajat celsius dan 4 derajat celsius, serta temperatur pendingin di bawah minus 17 derajat celsius. Kalau temperatur sudah dijaga maka jangan terlalu lama membiarkan kulkas dalam keadaan terbuka. Apalagi cuaca negara kita yang tropis, temperatur mudah meningkat.

Mengisi kulkas terlalu penuh

Banyak wanita yang memiliki anggapan yang sama, sehingga belanja kebutuhan segar biasanya dijadwalkan seminggu sekali di setiap Sabtu atau Minggu, namun bagaimana solusinya jika kebutuhan seminggu akan bahan segar ini justru membuat kulkas menjadi penuh sesak. Isi kulkas yang terlalu penuh bisa menyebabkan proses pendinginan pada kulkas menjadi tidak maksimal.

Ahli mikrobiologi mengatakan bahwa kulkas yang kepenuhan tanda menunggu diare datang. Bagaimanapun udara dingin dalam kulkas tetap membutuhkan sirkulasi untuk menjaga makanan tetap dingin dan membunuh bakteri. Selain itu, kalau kulkas terlalu penuh, sulit bagi kita melihat makanan apa yang masih segar dan lama tersimpan. Apalagi kalau ada makanan yang kadaluwarsa.

Jangan menaruh minuman bersoda terutama kemasan kaleng ke dalam kulkas. Minuman berkarbonasi ini bisa meledak di suhu yang sangat rendah. Senyawa yang ada di dalam kaleng dapat mengembang dan memberikan terkanan sehingga beresiko meledak. Begitu juga dengan minuman beralkohol yang belum dibuka dapat menyebabkan ledakan karena tekanan dari cairan ekspansi yang ada di dalamnya. Tekanan yang berlebihan akan menyebabkan ledakan serius. Kulkasmu pun ikut meledak atau terbakar.

Penataan makanan yang salah

Memasukkan makanan ke dalam kulkas tidak bisa sembarangan. Ada yang kosong, asal taruh saja. Buah dan sayuran jangan dicampur menjadi satu. Buah mengeluarkan etilena, gas yang dapat mempercepat pembusukan sayuran. Selain itu untuk menjaga sayur dan buah-buahan bertahan lama, jangan mencuci buah dan sayuran sampai Anda siap untuk menggunakannya. Sebab bakteri suka akan kelembapan.

No comments:

Powered by Blogger.