Pentingnya Protokol Kesehatan di Rumah semasa Pandemi

Protokol Kesehatan

Menerapkan protokol kesehatan untuk keluarga di dalam rumah tidak kalah pentingnya dengan protokol kesehatan yang diterapkan di luar rumah. Sebab, relasi keluarga juga rentan untuk terpapar COVID-19 dari anggota keluarga lain yang sering melakukan kegiatan di luar rumah, seperti bekerja ke kantor. Biarpun Anda sudah punya produk perlindungan dengan premi asuransi jiwa yang terbaik, melakukan beberapa tindakan preventif berikut untuk meminimalkan paparan virus COVID-19 di dalam rumah juga penting, ya.


1.       Menerapkan protokol kesehatan layaknya di luar rumah

Protokol kesehatan di luar rumah meliputi menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Untuk menjaga jarak di dalam rumah mungkin agak sulit dilakukan. Sebab, sesama anggota keluarga umumnya cenderung merasa aman berada di dekat anggota keluarga lain. Maka, gunakanlah masker selayaknya ketika Anda meninggalkan rumah.  Selain itu, cuci pulalah tangan selesai memegang sesuatu atau sebelum makan (walaupun hanya camilan). Aturan terbaik adalah mengganti masker setiap 4 jam sekali atau ketika masker sudah basah. Jangan lupa untuk menghancurkan masker sekali pakai sebelum membuangnya ke tempat sampah, ya.

Untuk anakaak usia di bawah dua tahun, hindarkan ia bertemu dengan orang lain lebih dulu. Jika terpaksa, berikan anak pelindung diri yang tidak membuatnya kesulitan bernafas, seperti menyelimuti dengan kain gendong. Pasalnya, masker tidak dianjurkan untuk bayi dan anak di bawah usia dua tahun.

 

2.       Perlindungan khusus anggota keluarga rentan dan berisiko

Anggota keluarga yang tergolong sebagai anggota keluarga rentan meliputi ibu hamil, ibu menyusui, ibu nifas, bayi, lansia, dan penyandang disabilitas. Sedangkan anggota keluarga yang termasuk dalam anggota keluarga berisiko adalah setiap orang yang memiliki penyakit penyerta/komorbid seperti jantung, asma, HIV/AIDS, dan lainnya. Cara perlindungan khususnya meliputi isolasi mandiri sejak 14 hari sebelum tanggal persalinan untuk ibu hamil dan kontrol rutin untuk anggota keluarga dengan penyakit penyerta/komorbid/pengidap HIV/AIDS. Anak dengan disabilitas juga harus terlindungi sesuai protokol perlindungan anak penyandang disabilitas.

 

3.       Perhatikan ventilasi dan sanitasi rumah

Ventilasi membantu sirkulasi udara di dalam rumah menjadi lancar. Selain ventilasi, Anda juga harus memastikan sanitasi rumah terjaga dengan baik. kedua hal ini penting untuk meminimalkan perputaran bakteri maupun virus di dalam rumah. Akan lebih baik lagi bila Anda juga memerhatikan sanitasi di lingkungan rumah.

 

4.       Bersihkan benda yang sering disentuh

Benda sering yang disentuh ketika setelah seharian beraktivitas di luar rumah harus selalu dibersihkan. Gunakan cairan disinfektan untuk membersihkan benda yang dirasa sering dipegang oleh Anda dan keluarga guna menghindari penularan COVID-19 dari paparan beda yang berada di dekat Anda.

 

Itulah dia beberapa hal terkait protokol kesehatan di dalam rumah yang sepatutnya Anda terapkan meski #DiRumahAja. Nah, semoga informasi tersebut bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Ingat untuk mengaplikasikan semua tips di atas agar Anda dan keluarga senantiasa terlindungi, ya!

No comments:

Powered by Blogger.